Bertempat di Stadion Gelora Deltra, Sidoarjo, berlangsung laga antara Deltras Sidoarjo melawan Sriwijaya FC Palembang, pada Rabu (29/9) pukul 15.30 WIB.
Deltras yang merupakan tim promosi bermain layaknya tim yang sudah berpengalaman dalam Liga Super Indonesia. Bahkan dapat dikatakan skuad H. Mustaqim itu menguasai babak pertama.
Pada menit ke-9, tendangan bebas Marcio Souza tak bisa diantisipasi penjaga gawang Fauzal Mubaraq, sayang bola masih mengenai tiang atas saja. Pada menit ke-23, C. Lopes terlambat menjemput bola umpan dalam kotak penalti. Pada menit ke-29, Ferry Aman Saragih melepaskan tembakan dari depan kotak penalti, namun bola masih melenceng dari gawang Sriwijaya.
Tak lama berselang, tepatnya pada menit ke-31, Deltras mampu menjebol gawang Sriwijaya. Angka milik Deltra itu berawal dari kesalahan pemain belakang, Gunawan Dwi, yang tidak menempel kapten Deltra, Ferry. Bola yang ada di udara dalam kotak penalti Sriwijaya mampu ditanduk/di-chop kepala Ferry, sehingga Fauzal tak bisa mencegah bola masuk gawang Sriwijaya.
C. Lopes nyaris menambah angka pada menit ke-45+2, sayang umpan Marcio terlambat dijemputnya.
Peluang Sriwijaya tercipta pada menit ke-17, ke-34, ke-40 dan ke-43.
Yang terakhir tersebut adalah peluang terbaik Sriwijaya sepanjang babak pertama. Arif Suyono yang masuk menggantikan Oktavianus Maniani -karena cidera- pada menit ke-23, diganggu Dodok Anang tepat di dalam kotak penalti Deltras. Sayang bola mati di titik 12 pas yang diarahkan Keith Kayamba Gumbs ke arah kanan, bisa dibaca dan dimentahkan Yanuar Tri Firmanda.
Terutama di awal/pertengahan babak kedua Deltras mendominasi jalannya laga. Hal ini terlihat dari dua peluang milik Deltras terjadi pada menit ke-45, di mana terjadi blunder pemain belakang Sriwijaya, namun gagal dimamfaatkan C. Lopes dan ke-52, di mana tendangan bebas Marcio masih bisa diantisipasi Fauzal.
Dua peluang itu disambung Deltras dengan torehan angka pada menit ke-53. Berawal dari tendangan sudut Danilo Fernando -dari sisi kanan penjaga gawang Sriwijaya- ke dalam kotak penalti. Lalu bola di udara ditanduk Marcio -lepas dari tiga kawalan- ke sisi kiri penjaga gawang dan akhirnya merusak jala Sriwijaya untuk kali keduanya.
Deltras nyaris menambah angka pada menit ke-60. Sayang meski sudah bebas, tendangan Marcio dari depan kotak penalti hanya melenceng saja.
Sriwijaya mendapat peluang mencetak angka pada menit ke-63, di mana tendangan Ponaryo Astaman hanya melenceng ke luar lapangan.
Deltras akhirnya kebobolan juga pada menit ke-66. Bermula dari Anang Ma'ruf yang handball di dalam kotak penalti Deltras. Kali ini Gumbs yang mengarahkan tendangan ke arah kanan Yanuar -meski terbaca- berhasil menyarangkan bola dalam gawang Deltras.
Deltras menjauhkan selisih nilai dari Sriwijaya ketika Danilo Fernando yang lepas dari kawalan Supardi saat menggiring bola ke depan kotak penalti dan tak dihalangi dua pemain lainnya, melepaskan tembakan ke arah gawang Sriwijaya yang tak bisa dibendung Fauzal untuk kali ketiganya.
Torehan angka Deltras pada menit ke-70 nyaris bertambah pada menit ke-74 bila tendangan volley Ferry Aman Saragih yang menjemput umpan silang Marcio tidak melenceng.
Selepas menit ke-74, Deltras balik tertekan. Deltras mendapat kejutan beruntun, yaitu pada menit ke-77 lewat tendangan Arif Suyono dalam kotak penalti, pada menit ke-82 lewat tendangan Gumbs dalam kotak penalti dan tendangan Arif Suyono dalam kotak penalti, pada menit ke-85 lewat tendangan Arif Suyono dalam kotak penalti. Dan terakhir pada menit ke-86 lewat tendangan Mahyadi Panggabean dalam kotak penalti menjemput umpan Ponaryo.
Sayang menjelang pertandingan usai, tepatnya pada menit ke-90+1 terjadi insiden yang memprihatinkan, yaitu M. Ridwan mendaratkan tangannya di muka Fachmi Amiruddin. Ridwan tak terima setelah mendapat ganjalan dari Fachmi saat menggiring bola di daerah Deltras. Akhirnya Ridwan diusir keluar lapangan oleh wasit.
Sampai wasit Najamudin Aspiran mengakhiri pertandingan, skor 3-1 untuk kemenangan tim promosi Deltras atas Sriwijaya FC tak berubah. Lewat hasil ini Deltras berhak atas nilai tiga untul memenuhi pundi-pundi nilai dalam Klasemen Liga Super Indonesia. Sementara Sriwijaya hanya berhasil dengan nilai nol saja.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment