Search This Blog

Sunday, June 27, 2010

Korea Utara Melawan Pantai Gading

Pantai Gading - Piala Dunia Afrika Selatan 2010Korea Utara - Piala Dunia Afrika Selatan 2010Laga ke-6 dalam Grup G atau laga ke-46 dalam babak penyisihan Korea Utara melawan Pantai Gading berlangsung di Stadion Mbombela, Nelspruit, Afrika Selatan pada Jumat (25/6) pukul 21.00 WIB.

Pertandingan Korea Utara melawan Pantai Gading adalah partai hidup mati bagi Pantai Gading. Maksudnya, Pantai Gading, hanya jika menang akan berpotensi masuk ke babak selanjutnya, meski dengan syarat menorehkan gol dengan jumlah tertentu menyaingi Portugal dan bila Portugal kalah dari Brasil.

Dalam laga ini Pantai Gading dapat menciptakan 3 gol tanpa gol balasan dari Korea Utara.

Gol pertama Pantai Gading diciptakan oleh Yaya Toure pada menit ke-14.

Angka digandakan Pantai Gading lewat gol yang diciptakan Romaric pada menit ke-20.

Gol terakhir diciptakan Salomon Kalou pada menit ke-82.

Sampai wasit Alberto Undiano asal Spanyol meniup peluit tanda babak kedua usai, setelah perpanjangan waktu 6 menit, skor 3-0 untuk kemenangan Pantai Gading tetap tak berubah.

Meski menang dalam laga ini Pantai Gading tak bisa lolos karena sudah diketahui Portugal bermain imbang dengan Brasil.

Berikut nilai akhir Korea Utara dan Pantai Gading Akhir Grup G:

Grup G (main–gol min bobol–point):
Korea Utara (3–+2–6)
Pantai Gading (3–-11–0)


Susunan Pemain Korea Utara:
1 Ri Myong Guk (K)
2 Cha Jong Hyok (P. Belakang)
3 Ri Jun Il (P. Belakang)
5 Ri Kwang Chon (P. Belakang)
8 Ji Yun Nam (P. Belakang)
13 Pak Chol Jin (P. Belakang)
14 Pak Nam Chol (P. Belakang)
11 Mun In Guk (P. Tengah) | 64”
17 An Yong Hak (P. Tengah)
9 Jong Tae Se (P. Penyerang)
10 Hong Yong Jo (P. Penyerang)

12 Choe Kum Chol (P. Penyerang) | 67”
Pelatih: Kim Jong Hun


Susunan Pemain Pantai Gading:
1 Boubacar Barry (K)
3 Arthur Boka (P. Belakang)
4 Kolo Toure (P. Belakang)
21 Emmanuel Eboue (P. Belakang)
5 Didier Zokora (P. Tengah)
9 Ismael Tiote (P. Tengah)
13 Romaric (P. Tengah) | 79”
19 Yaya Toure (P. Tengah)
10 Gervinho (P. Penyerang) | 65”
11 Didier Drogba (P. Penyerang)
18 Kader Keita (P. Penyerang) | 64”

8 Salomon Kalou (P. Penyerang) | 64”
15 Aruna Dindane (P. Penyerang) | 65”
7 Seydou Doumbia (P. Penyerang) | 79”
Pelatih: Sven Göran Eriksson



Sumber: Goal.com.
Gambar: Wikipedia.

Portugal Melawan Brasil

Laga ke-5 dalam Grup G atau laga ke-45 dalam babak penyisihan antara Slovakia melawan Itali berlangsung di Stadion Durban, Durban, Afrika Selatan pada Jumat (25/6) pukul 21.00 WIB.

Pertandingan yang ‘tak menentukan’ terutma bagi Brasil ini berjalan tidak seperti yang diharapkan banyak orang. Pertandingan berjalan monoton dan lambat. Brasil hanya menguasai bola, tapi banyak menusuk ke pertahanan Portugal. Namun Portugal sekalinya bola diraih, langsung berusaha bermain terbuka, menyerang Brasil. Namun bagi kedua tim, jika ada serangan, biasanya patah sebelum masuk kotak penalti.

Dari 17 serangan Brasil memiliki 3 atau 4 peluang. Dua peluang diantaranya dimentahkan kiper Eduardo; 1. Pada menit ke-30, tendangan Nilmar di dalam kotak penalti bisa dimentahkan kiper dan hanya membentur tiang kiri. 2 Pada menit ke-39, umpan Nilmar dari sayap kiri disambut tandukan Luis Fabiano yang bebas dari kawalan lawan, namun masih menyamping. Ada peluang dari Portugal salah satunya pada menit ke-41, yaitu tendangan dari C. Ronaldo, namun masih bisa dimentahkan kiper Brasil. Menjelang babak pertama usia permainan agak meningkat, namun sampai babak pertama usia angka tetap imbang 0-0.

Dalam babak kedua, permainan tidak banyak berubah hanya pada awal-awal saja permaianan lebih terlihat cepat, selebihnya sama dengan babak k pertama. Bahkan permaian kembali cenderung monoton menjelang babak kedua usai. Bola hanya bergulir di tengah lapangan, terutama bila Brasil yang memegang bola.

Walau demikian, dalam babak kedua, kedua tim mempunyai beberapa peluang. Pada menit ke-61, bermula C. Ronaldo yang menggiring bola ke dalam kotak penalti. Lucio yang bermaksud menghalau bola, malah mengumpan Raul Meireles yang ada di tiang jauh. Sayang tendangan Meireles masih bisa digagalkan kiper. Satu diantara peluang lain, pada menit ke-90+ gilitan Danny yang medapat peluang. Umpan ke dalam kotak penalti sisi kiri disambut Danny. Namun secara bersamaan kiper datang dan menyelamatkan gawang Brasil dari kebobolan.

Brasil pun memiliki peluang, salah satunya pada menit menjelang babak kedua usai. Tendangan yang dilancarkan Ramires, membentur pemain Portugal dan membuat bola berubah arah namun beruntung gawang Portugal tak kebobolan, karena bola depleksi hanya mengarah ke samping kiri gawang. Bisa jadi kesulitan Brasil ini dampak Kaka tidak main karena telah mendapatkan 2 kartu kuning dalam laga terakhir Brasil melawan Pantai Gading.

Sampai wasit Benito Archundia asal Meksiko meniup peluit tanda babak kedua usai, setelah perpanjangan waktu, skor 0-0 tetap tak berubah. Sebagai tambahan, wasit yang memimpin laga ini mengeluarkan 7 kartu kuning; 3 untuk Brasil dan 4 untuk Portugal.

Hasil laga ini membuat kedua tim maju ke babak enam belas. Setelah laga ini, Brasil menjuarai Grup G dengan nilai 7 dan disusul Portugal pada posisi kedua dengan nilai 5.

Berikut nilai akhir Portugal dan Brasil dalam Klasmen Akhir Grup G:

Grup G (main–gol min bobol–point):
Portugal (3–+7–5)
Brasil (3–+3–7)


Susunan Pemain Portugal:
1 Eduardo (K)
2 Bruno Alves (P. Belakang)
5 Duda (P. Belakang) | 59”
6 Ricardo Carvalho (P. Belakang)
21 Ricardo Costa (P. Belakang)
23 Fabio Coentrao (P. Belakang)
15 Pepe (P. Tengah) | 65”
16 Raul Meireles (P. Tengah) | 83”
19 Tiago (P. Tengah)
7 Cristiano Ronaldo (P. Penyerang) (C)
10 Danny (P. Penyerang)

11 Simao (P. Penyerang) | 59”
8 Pedro Mendes (P. Tengah) | 65”
14 Miguel Veloso (P. Tengah) | 83”
Pelatih: Carlos Queiroz


Susunan Pemain Brasil:
1 Julio Cesar (K)
2 Maicon (P. Belakang)
3 Lucio (P. Belakang) (C)
4 Juan (P. Belakang)
6 Michel Bastos (P. Belakang)
13 Dani Alves (P. Belakang)
5 Felipe Melo (P. Tengah) | 44”
8 Gilberto Silva (P. Tengah)
19 Julio Baptista (P. Tengah) | 82”
9 Luis Fabiano (P. Penyerang) | 85”
21 Nilmar (P. Penyerang)

17 Josue (P. Tengah) | 44”
18 Ramires (P. Tengah) | 82”
23 Grafite (P. Penyerang) | 85”
Pelatih: Dunga



Sumber: RCTI.
Gambar: Wikipedia.

Kamerun Melawan Belanda

Laga ke-6 dalam Grup E atau laga ke-44 dalam babak penyisihan antara Kamerun melawan Belanda berlangsung di Stadion Green Point, Cape Town, Afrika Selatan pada Jumat (25/6) pukul 01.30 WIB.

Dalam pertandingan yang ‘tak menentukan’ bagi kedua tim ini Belanda akhirnya dapat mengalahkan Kamerun dengan skor 2-1.

Gol pembuka diciptakan Belanda pada menit ke-36 lewat kaki Robin Van Persie. Bermula dari taktik satu dua yang diperagakan oleh Van Persie dan Rafael Van Der Vaart di depan kotak penalti sisi kiri kiper Kamerun. Akhirnya bola yang diberikan kembali pada Van Persie, diselesaikannya dengan baik lewat tendangan ke arah tiang dekat. Gol ini bertahan sampai babak pertama selesai.

Gol kedua adalah gol balasan Kamerun. Bermula dari Van Der Vaart yang menghalangi laju bola dari tendangan bebas Geremi yang mengarah ke wajahnya dengan tangannya di dalam kotak penalti pada menit ke-63. Samuel Eto’o yang mengambil tengangan penalti sukses melesakkan bola ke dalam gawang. Meskipun bola yang mengarah ke kanan gawang terbaca, beruntung Maarten Stekelenburg tak bisa menjangkaunya. Gol ini terjadi pada menit ke-65.

Gol terakhir diciptakan Belanda pada menit ke-84 lewat kaki Klaas Jan Huntelaar. Tembakan kaki kiri Arjen Robben dari luar kotak penalti sisi kiri Kamerun masih mengenai tiang jauh, meski sudah tak bisa diamankan kiper. Bola rebound ke sisi kiri gawang dan diselesaikan oleh Klaas Jan Huntelaar ke tiang dekat.

Sampai wasit Pablo Pozo asal Cili meniup peluit tanda babak kedua usai, setelah perpanjangan waktu 3 menit, skor 2-1 untuk Belanda tetap tak berubah. Sebagai tambahan, wasit yang memimpin laga ini mengeluarkan 4 kartu kuning; 2 untuk
Kamerun dan 2 untuk Belanda.

Hasil laga ini membuat Belanda yang berkostum putih-biru meraih nilai sempurna 9 dan maju ke babak enam belas besar. Sementara Kamerun hanya menempati posisi juru kunci tanpa mamperolah nilai dan harus tersingkir dari gelaran Piala Dunia. Belanda akan maju ke babak enam belas besar didampingi Jepang yang mengalahkan Denmark pada pertandingan lain Grup E yang bersamaan dengan laga ini.

Berikut nilai akhir Kamerun dan Belanda dalam Klasmen Akhir Grup E:

Grup E (main–gol min bobol–point):
Kamerun (3–-3–0)
Belanda (3–+4–9)


Susunan Pemain Kamerun:
16 Hamidou Souleymanou (K)
2 Benoit Assou-Ekotto (P. Belakang)
3 Nicolas Nkoulou (P. Belakang) | 74”
8 Geremi (P. Belakang)
12 Gaetan Bong (P. Belakang) | 56”
14 Aurelien Chedjou (P. Belakang)
19 Stephane Mbia (P. Belakang)
7 Landry Nguemo (P. Tengah)
11 Jean Makoun (P. Tengah)
9 Samuel Etoo (P. Penyerang)
13 Eric Choupo Moting (P. Penyerang) | 72”

23 Vincent Aboubakar (P. Penyerang) | 56”
17 Mohamadou Idrissou (P. Penyerang) | 72”
4 Rigobert Song (P. Belakang) | 74”
Pelatih: Paul Le Guen


Susunan Pemain Belanda:
1 Maarten Stekelenburg (K)
3 John Heitinga (P. Belakang)
4 Joris Mathijsen (P. Belakang)
5 Giovanni Van Bronckhorst (P. Belakang)
12 Khalid Boulahrouz (P. Belakang)
6 Mark Van Bommel (P. Tengah)
8 Nigel De Jong (P. Tengah)
10 Wesley Sneijder (P. Tengah)
23 Rafael Van Der Vaart (P. Tengah) | 73”
7 Dirk Kuyt (P. Penyerang) | 65”
9 Robin Van Persie (P. Penyerang) | 59”

21 Klaas Jan Huntelaar (P. Penyerang) | 59”
17 Eljero Elia (P. Penyerang) | 65”
11 Arjen Robben (P. Penyerang) | 73”
Pelatih: Bert Van Marwijk



Sumber: ANTV, Goal.com.
Gambar: Wikipedia.