Search This Blog

Thursday, June 17, 2010

Pantai Gading Melawan Portugal

Portugal - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanPantai Gading - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga pertama dalam Grup G atau laga ke-13 dalam babak penyisihan antara Pantai Gading melawan Portugal Slovakia berlangsung di Stadion Nelson Mandela Bay, Nelson Mandela Bay/Port Elizabeth, Afrika Selatan Selasa (15/6) pukul 21.30 WIB.

Les Éléphants Pantai Gading yang diarsiteki Sven Göran Eriksson mengenakan kostum orange. Sedangkan The Navigators Portugal yang diarsiteki Carlos Qeuiroz mengenakan kostum putih-hijau.

Tak ada gol yang tercipta pada babak pertama, meski kedua tim silih berganti menyerang. Mungkin karena serangan kedua tim seringkali patah sebelum masuk kotak penalti lawan. Namun, bila dilihat dari frekuensi serangan, Pantai Gading memiliki inisitaif menyerang lebih dibandingkan Portugal, terutama pada saat babak pertama usai.

Baik Pantai Gading maupun Portugal, hanya memiliki sekitar tiga peluang terbaik dalam babak pertama ini. Satu-satunya peluang Ronaldo (7) adalah ketika dia melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti di awal-awal babak pertama.

Awal babak kedua Pantai Gading berinisiatif menyerang dan sedikitnya ada tiga peluang. Salah satunya, sekitar menit ke-57, umpan yang mengarah ke dalam lotak penalti, ditanduk Govinho (10) yang bebas di sekitar titik 12 pas, namun hanya menghasilkan tendangan gawang bagi Portugal. Begitupun Portugal mempunyai peluang melalui freekick di menit-menit awal babak kedua ini.

Portugal sempat menjadi inisiator serangan dalam babak kedua setidaknya sejak sekitar menit ke-60 sampai menit ke-75.

Tercatat pada babak kedua ini, Pantai Gading memiliki sekitar 8 peluang emas dan Portugal hanya memiliki sekitar 3 peluang emas.

Pemain-pemain bintang seperti Ronaldo atau Danny dari Portugal tidak bisa berbuat banyak. Begitu pun Drogba dari Pantai Gading tak mampu mencetak gol walaupun memiliki peluang emas di menit-menit akhir babak kedua. Umpan ke arah Drogba yang sudah bebas ada di dalam kotak penalti, dilepaskan Drogba ke tiang jauh (kiri gawang), hasilnya bola mejauh dari gawang.

Dalam pertandingan ini, wasit mengeluakan tiga kartu kuning; Pantai Gading: Zokora (5) –yang selalu menempel ketak Ronaldo– dan Demel (20) – yang telibat insiden dengan Ronaldo–, Portugal: Ronaldo (7).

Walaupun Pantai Gading memasukkan tiga pemain cadangannya – Didier Drogba (11), Kadir Kieta (18), Romaric (3)– dan Portugal –Simao (11), Tiago (19), Amorium (17)– kedudukan 0-0 tak berubah sampai babak kedua usai.


Sumber: RCTI.
Gambar: Wikipedia.

Selandia Baru Melawan Slovakia

Slovakia - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanSelandia - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-2 dalam Grup F atau laga ke-12 dalam babak penyisihan antara Selandia Baru melawan Slovakia berlangsung di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Afrika Selatan pada Selasa (15/6) pukul 18.30 WIB.

Tim The All Whites Selandia Baru yang diarsiteki Ritcki Herbert mengenakan kostum putih. Sedangkan Tim Bojovni Jondovci Slovakia yang diarsiteki Vladimir Weiss mengenakan kostum biru.

Pada babak pertama Slovakia yang mendominasi jalannya pertandingan. Slovakia setidaknya tercatat memiliki 13 peluang, baik malalui tendangan sudut, free kick, tendangan dari luar kotak penalti atau tusukan baik dari sayap kiri atau kanan. Sementara Seladia Baru tercatat memiliki kurang lebih 3 peluang terbaik saja. Pertandingan sendiri berjalan cukup lambat. Dan tidak ada gol tercipta dalam babak pertama.

Babak kedua baru berjalan beberapa menit, gol pembuka tercipta oleh Slovakia. Dari sayap kanan Sestak (9) memberi umpan silang lambung, Vittek (11) yang bebas dari dua pemain lawan mampu menyambut umpan dengan tandukannya. Bola tandukan akhirnya merobek jala Paston (1) pada menit ke-50.

Tak ingin tinggal diam, Selandia Baru akhirnya dapat menciptakan gol yang bermula dari umpan Smeit (9) ke dalam kotak penalti Slovakia. Di sekitar titik 12 pas, Winson Reid (4) yang memenangi duel udara atas dua pemain lawan mampu menyundul bola yang diarahkan ke kanan. Kiper Mucha (1) yang bergerak ke arah sebaliknya tak mampu menghadang bola yang masuk ke gawang Slovakia. Barangkali gol ini sangat pahit, karena terjadi sesaat sebelum wasit menyudahi babak kedua. Tepatnya gol terjadi pada sekitar menit ke-90+3.

Dalam pertandingan babak kedua ini Selandia Baru tercatat memiliki sekitar tiga peluang emas. Sedangkan Slovakia mempunyai sedikitnya tujuh peluang emas. Dan dalam pertandingan yang diakhiri dengan angka sama 1-1 ini diwarnai dua kartu kuning; Selandia Baru: Lochhead (3) dan Slovakia: Staba (6).

Sampai pertandingan kedua Grup F ini, semua tim –Itali, Paraguay, Selandia Baru dan Slovakia– meraih nilai sama (satu ) dengan selisih gol yang sama, setelah Itali kontra Paraguay bermain imbang 1-1 sebelum pertandingan ini.


Sumber: GlobalTV.
Gambar: Wikipedia.

Itali melawan Paraguay

Paraguay - Piala Dunia 2010 Afrika Selatanitali - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-11 dalam babak penyisihan dalam Grup F antara Itali melawan Paraguay berlangsung di Stadion Green Point, Cape Town, Afrika Selatan pada Selasa (15/6) pukul 01.30 WIB.

Gli Azzuri yang diarsiteki Marcello Lippi mengenakan kostum biru-putih. Sedangkan La Albirroja yang diarsiteki Geraldo Martino mengenakan kostum merah/putih-biru.

Itali, bukan hanya bisa tampil menyerang, namun memiliki banyak peluang lewat servis bola mati atau tendangan sudut. Namun justru Itali lebih dulu tertinggal dari Paraguay. Setelah pemainnya dilanggar, Paraguay mendapat tendangan bebas. Tendangan bebas Aureliano Torres (17) diarahkan ke dalam kotak penalti. Lalu di depan titik 12 pas, bola disundul oleh Antolin Alcaraz (21) yang bebas dari kawalan dua pemain Itali ke arah kiri. Buffon (1) hanya terdiam melihat bola yang dilepaskan Alcaraz masuk merobek jala gawang Itali. Gol ini tercipta pada menit ke-39. Sampai babak pertama usai skor tetap bertahan.

Buffon digantikan Marchetti (12) pada menit ke-46. Masih di awal-awal babak kedua Itali memasukkan pemain tengah Camoranesi (16) menggantikan Marchisio (15), sedangkan Paraguay memasukkan gelandang J. Santana (11) menggantikan A. Torres (17).

Akhirnya peluang Itali berubah menjadi gol. Melalui tendangan sudut di kanan Justo Villar (1), Iaquinta (9) mengarahkan bola ke tiang jauh. Memamfaatkan kesalahan Villar dalam memotong bola, De Rossi (6) yang bebas dapat menyelesaikan bola umpan Iaquinta lewat kakinya sehingga bola masuk ke dalam gawang Paraguay. Gol penyeimbang kedudukan ini tercipta pada menit ke-63.

Sekitar menit ke-68 sampai menit ke-75 kedua tim memasukkan pemain cadangannya. Tim Paraguay memasukkan dua penyerang; Santa Cruz (9) dan Cardozo (7). Sedangkan Itali memasukkan penyerang Di Natale (10). Hal ini berarti, kedua tim semakin menggencarkan serangannya.

Namun hasil akhir pertandingan yang diwarnai dua kartu kuning ini –Paraguay: Caceres (15) dan Itali: Riveros (16)-- diakhiri dengan skor imbang 1-1.


Sumber: RCTI.
Gambar: Wikipedia.