Search This Blog

Thursday, June 24, 2010

Yunani Melawan Argentina

Argentina - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanYunani - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-6 dalam Grup B atau laga ke-36 dalam babak penyisihan Yunani melawan Argentina berlangsung di Stadion Peter Mokaba, Polokwane, Afrika Selatan pada Rabu (23/6) pukul 01.30 WIB.

Argentina yang memiliki banyak bintang lapangan menguasai jalannya pertandingan. Namun peluang yang tercipta hasil serangan ke pertahanan Yunani, tidak bisa dimaksimalkan Argentina menjadi perolehan angka yang nyata. Setidaknya Argentina memiliki 8 peluang mencetak angka, yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan Yunani yang hanya memiliki 3 peluang saja. Masalah yang timbul, sehingga Argentina tak bisa meng-konversi peluang menajdi angka, yaitu pertahanan Yunani yang cukup rapat juga kiper Yunani, Alexandros Tzorvas tampil baik dalam babak pertama. Ada setidaknya 5 peluang Argentina yang dimentahkan Tzorvas. Masalah lain, mungkin masalah finishing touch pemain Argentina yang kurang baik. Dalam babak pertama, terutama Messi, terlihat kesulitan melepaskan bola karena sering mendapat kawalan ketat dari pemain-pemain Yunani.

Sepanjang babak kedua, tercatat Argentina memiliki 8 peluang, sekurangnya 3 peluang dimentahkan kiper Yunani. Sementara Yunani hanya memiliki 4 paluang, 3 peluang diantaranya dimentahkan kiper Argentina, Sergio Romero.

Akhirnya Argentina bisa menciptakan angka pertama pada menit ke-79 lewat kaki Martin Demichelis. Bermula dari pemain Argentina dari susut kanan memberi umpan ke tiang jauh. Bola yang ada di muka gawang disambut tandukan Demichelis, namun bola masih mengenai badan Diego Milito (terlihat seperti mengenai tangannya). Akhirnya bola dilesakkan oleh Demichelis dengan tendanganya ke arah kiri gawang. 1-0 untuk keunggulan Argentina. Gol pertama Argentina ini membuat Diego Maradona yang sejak babak pertama terlihat gelisah, senang bukan main.

Berlangsung beberapa lama, Argentina memperbesar keunggulannya pada menit ke-89. Perolehan angka kedua Argentina diciptakan oleh Martin Palermo yang baru saja masuk. Tepat di depan kotak penalti sisi kiri, Messi membawa bola melewati 3 pemain, lalu melepaskan tendangan kerasnya ketika tepat berada di depan kotak penalti Yunani. Namun sayang, bola masih bisa dimentahkan Tzorvas. Bola yang tak bisa dikuasai Tzorvas akhirnya diselesaikan oleh Palermo dengan tendangannya yang diarahkan ke kiri gawang. Tzorvas yang sedang mereposisi diri setelah mementahkan tendangan keras Messi, akhirnya tak bisa menghadang bola tendangan Palermo merusak jala gawang Yunani.

Seandainya, tendangan Messi berbuah gol, maka gol ini akan menjadi kandidat gol tercantik di Piala Dunia, setidaknya dalam babak penyisihan, yang akan menyaingi gol cantik lain yang diantaranya dibuat oleh C. Ronaldo ketika melawan Korea Utara, David Villa saat melawan Honduras dan lain-lain.

Setelah perpanjangan waktu, akhirnya babak kedua dihentikan wasit Ravhsan Ramatov asal Usbekistan dan skor 2-0 untuk keunggulan Argentina tak bergeser. Sebagai catatan, wasit Ravhsan Ramatov hanya mengeluarkan 1 kartu kuning untuk pemain Argentina, Mario Bolatti.

Hasil laga ini membuat Argentina merajai klasmen Grup B dengan nilai sempurna 9 sekaligus lolos dari babak putaran grup atau melaju ke babak enam belas besar. Namun tidak bagi Yunani, yang merasakan kekuatan Argentina dalam laga ini harus tersingkir atau tidak lolos ke babak enam belas besar, karena menjadi nomor tiga dalam Grup B dengan nilai 3, setelah pada pertandingan di Grup B lainnya, Korea Selatan bermain imbang 2-2 melawan Nigeria. Atas kemenagan atas Nigeria, Korea Selatan menjadi runner up Grup B dengan nilai 4.


Berikut nilai akhir Yunani dan Argentina dalam Klasmen Akhir Grup B:

Grup B (main–gol min bobol–point)
Yunani (3–-3–3)
Argentina (3–+6–9)



Susunan Pemain Yunani:
12 Alexandros Tzorvas (K)
5 Vangelis Moras (P. Belakang)
8 Avraam Papadopoulos (P. Belakang)
11 Loukas Vyntra P. Belakang)
15 Vasileios Torosidis (P. Belakang) | 55”
16 Sotirios Kyrgiakos (P. Belakang) (C3)
19 Sokratis Papastathopoulos (P. Belakang)
6 Alexandros Tziolis (P. Tengah)
10 Georgios Karagounis(P. Tengah) (C1) | 45”
21 Konstantinos Katsouranis (P. Tengah) (C2) | 54”
7 Georgios Samaras (P. Penyerang)

4 Nikos Spiropoulos (P. Belakang) | 45”
18 Sotiris Ninis (P. Tengah) | 54”
2 Giourkas Seitaridis (P. Belakang) | 55”


Susunan Pemain Argentina:
22 Sergio Romero (K)
2 Martin Demichelis (P. Belakang)
3 Clemente Rodriguez (P. Belakang)
4 Nicolas Burdisso (P. Belakang)
6 Gabriel Heinze (P. Belakang)
15 Nicolas Otamendi (P. Belakang)
5 Mario Bolatti (P. Tengah)
8 Juan Veron (P. Tengah)
20 Maxi Rodriguez (P. Tengah) | 63”
10 Lionel Messi (P. Penyerang) (C)
16 Sergio Aguero (P. Penyerang) | 81”
19 Diego Milito (P. Penyerang) | 85”

7 Angel Di Maria (P. Tengah) | 63”
23 Javier Pastore (P. Tengah) | 81”
18 Martin Palermo (P. Penyerang) | 85”



Sumber: RCTI.
Gambar: Wikipedia.

Meksiko Melawan Uruguay

Uruguay - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanMeksiko - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-5 dalam Grup A atau laga ke-33 dalam babak penyisihan Meksiko melawan Uruguay berlangsung di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Afrika Selatan pada Selasa (22/6) pukul 21.00 WIB.

Pada babak pertama kedua tim silih berganti menyerang. Jumlah serangan dan peluang keduanya realatif berimbang.

Namun, dalam laga ini Uruguay mampu memamfaatkan peluang menjadi perolehan angka. Pada menit ke-44 Uruguay mampu mencetak angka lewat kaki Luis Suarez dari kerja sama yang baik. Bermula dari kesalah umpan pemain Meksiko yang mengenai pemain Uruguay di sayap kanan pertahanan Uruguay. Bola diraih dan diumpankan ke Diego Forlan. Forlan, dari sayap kanan tengah lapangan, meneruskan bola ke depan. Umpan Forlan disambut Edinson Cavani di sisi kiri pertahanan Meksiko. Akhirnya, umpan silang ke tiang jauh Cavani di tanduk Suarez yang bebas/nyaris tanpa kawalan pemain lawan, ke kanan gawang Meksiko yang dijaga Fernando Muslera.

Dalam babak kedua, Meksiko terus mendobrak pertahanan Uruguay dengan dimasukkannya dua striker oleh pelatih Javier Aguirre. Namun sampai wasit Viktor Kassai asal Honggaria menghentikan permaianan pada babak kedua, skor 1-0 untuk keunggulan Uruguay tetap bertahan. Sebagai catatan, wasit mengeluarkan 2 kartu merah; 1 untuk Uruguay dan 1 untuk Meksiko.

Hasil laga ini membuat Uruguay menjadi pemuncak klasmen Grup A dengan nilai 7 sekaligus lolos dari babak putaran grup atau melaju ke babak enam belas besar. Pun Meksiko, yang meski kalah dalam laga ini tetap berhak melaju ke babak enam belas besar, karena menjadi runner up dalam Grup A dengan nilai 4. Walaupun nilai 4 ini sama dengan nilai Afrika Selatan yang memenagi laga saat melawan Perancis dalam waktu bersamaan dengan laga ini, Meksiko menang dalam selisih gol.

Grup A (main–gol min bobol–point)
Uruguay (3–+4–7)
Perancis (3–+1–4)


Susunan Pemain Meksiko:
1 Oscar Perez (K)
2 Francisco Rodriguez (P. Belakang)
3 Carlos Salcido (P. Belakang)
4 Rafael Marquez (P. Belakang)
5 Ricardo Osorio (P. Belakang)
15 Hector Moreno (P. Belakang) | 57”
6 Gerardo Torrado (P. Tengah)
18 Andres Guardado (P. Tengah)
9 Guillermo Franco (P. Penyerang) | 46”
10 Cuauhtemoc Blanco (P. Penyerang) (C) | 63”
17 Giovani Dos Santos (P. Penyerang)

7 Pablo Barrera (P. Penyerang) | 46”
8 Israel Castro (P. Tengah) | 57”
14 Javier Hernandez (P. Penyerang) | 63”


Susunan Pemain Uruguay:
1 Fernando Muslera (K)
2 Diego Lugano (P. Belakang) (C)
4 Jorge Fucile (P. Belakang)
6 Mauricio Victorino (P. Belakang)
16 Maximiliano Pereira (P. Belakang)
11 Alvaro Pereira (P. Tengah) | 77”
15 Diego Perez (P. Tengah)
17 Egidio Arevalo (P. Tengah)
7 Edinson Cavani (P. Penyerang)
9 Luis Suarez (P. Penyerang) | 85”
10 Diego Forlan (P. Penyerang)

19 Andres Scotti (P. Belakang) | 77”
20 Alvaro Fernandez (P. Tengah) | 85”



Sumber: RCTI, Goal.com.
Gambar: Wikipedia.

Perancis Melawan Afrika Selatan

Afrika Selatan - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanPerancis - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-6 dalam Grup A atau laga ke-34 dalam babak penyisihan Perancis melawan Afrika Selatan berlangsung di Stadion Free State, Mangaung/Bloemfontein, Afrika Selatan pada Selasa (22/6) pukul 21.00 WIB.

Perancis yang tengah bermasalah dalam lingkungan internalnya hingga berdampak dipulangkannya Anelka, tampaknya dalam babak pertama ingin membuktikan bahwa Perancis siap menghadapi laga melawan Afrika Selatan. Ini terbukti dengan serangan Perancis ke pertahanan Afrika Selatan sejak awal babal pertama. Perancis bisa dikatakan mendominasi permaianan. Serangan Afrika Selatan menjadi dominan atas Perancis terutama setelah beberapa lama sejak pemain Perancis, Yoann Gourcuff, di beri kartu merah karena dianggap wasit Oscar Luiz asal Kolombia menyikut Macbeth Sibaya saat duel dengan di kotak penalti Afrika Selatan. Gourcuff ke luar lapangan pada menit ke-25.

Namun gol pembuka yang diciptakan Afrika Selatan, justru terjadi sebelum kartu merah beredar, yaitu pada menit ke-22. Bermula dari tendangan sudut Siphiwe Tshabalala di sisi kiri kiper yang diarahkannya ke tiang jauh. Bongani Khumalo menyambut umpan Tshabalala dengan tandukannya setelah menang duel udara atas pemain Perancis, Alou Diarra. Bola akhirnya masuk ke dalam gawang yang dijaga Hugo Lloris. Angka 1-0 untuk keunggulan Afrika Selatan.

Lagi, Afrika Selatan mencetak angka kedua lewat gol Katlego Mphela pada menit ke-37. Berawal dari umpan pemain Afrika Selatan di sayap kiri mengarah ke dalam kotak penalti Perancis. Bola yang masih mengenai pemain Perancis di tiang dekat kemudian memantul dan jatuh pada Tsepo Masilela. Masilela kemudian melepaskan tendangan ke arah gawang atau tiang jauh. Bola sempat dihadang kiper dan pemain Perancis, namun gagal. Berada di muka gawang, Mphela menyelesaikan peluang menjadi angka dengan melepaskan bola yang datang kepadanya ke dalam gawang Perancis. Angka 2-0 untuk keunggulan Afrika Selatan.

Dalam babak kedua Afrika Selatan tetap menyerang, sektor kiri lapangan menjadi favoritnya melepaskan seranga ke pertahanan Perancis. Banyak peluang yang tercipta dari pemain Afrika Selatan, di antaranya Mphale, Tshabalala dan Teko Modesi. Setidaknya Afrika Selatan memiliki 7 peluang dari sekitar 24 serangan. Namun peluang itu banyak yang digagalkan kiper Perancis; setidaknya ada 5 penyelamatan yang tercatat.

Sebaliknya, Perancis yang minim peluang, yaitu hanya memiliki sekitar 2 atau 3 peluang dari 20 serangan ke pertahanan Afrika Selatan, mampu mencetak angka lewat gol Florent Malouda pada menit ke-69. Bermula dari umpan terobosan pemain Perancis di tengah lapangan ke arah kotak penalti sisi kiri gawang Afrika Selatan. Umpan disambut Franck Ribery di dalam kotak penalti setelah terbebas dari perangkap off side. Kiper Afrika Selatan, Moneeb Josephs, sempat menghadang, namun bola dapat diumpankan Ribery ke tengah kotak penalti. Akhirnya Malouda sukses melesakkan bola yang diraihnya ke dalam gawang Afrika Selatan.

Skor 2-1 untuk kemenangan Afrika Selatan atas Perancis tetap bertahan hingga laga pada babak kedua dihentikan wasit. Dalam laga ini wasit mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain Perancis yang sebelumnya mengeluarkan juga kartu merah untuk pemain Perancis lainnya.

Hasil laga ini membuat Perancis harus tersingkir dari Piala Dunia sebelum masuk enam belas besar. Pun Afrika Selatan yang menjadi tuan rumah pertama dalam Piala Dunia yang tidak lolos dari babak grup, meski menang dalam laga ini dan meraih nilai 4, tapi berbeda selisih gol dengan Mesiko. Meksiko melawan Uruguay berlangsung pada waktu yang bersamaan dengan laga ini di tempat yang berbeda.

Grup A (main–gol min bobol–point)
Afrika Selatan (3–-2–4)
Perancis (3–-3–1)

Sebagai tambahan, laga ini (sempat) diwarnai rumor adanya pengaturan skor oleh FIFA sehingga masyarakat pecinta sepak bola Afrika Selatan menyampaikan ultimatumnya akan merekam sedetil-detilnya laga ini, dan dianalisis untuk memastikan ada tidaknya kecurangan. Namun dari hasil mengamati, pertandingan ini berjalan cukup menarik dan tak ada indikasi ke arah sana.


Susunan Pemain Perancis:
1 Hugo Lloris (K)
2 Bakari Sagna (P. Belakang)
5 William Gallas (P. Belakang)
17 Sebastien Squillaci (P. Belakang)
22 Gael Clichy (P. Belakang)
8 Yoann Gourcuff (P. Tengah)
18 Alou Diarra (P. Tengah) (C1) | 82”
19 Abou Diaby (P. Tengah)
7 Franck Ribery (P. Penyerang)
9 Djibril Cisse (P. Penyerang) | 54”
11 Andre Pierre Gignac (P. Penyerang) | 45”

15 Florent Malouda (P. Tengah) | 45”
12 Thierry Henry (P. Penyerang) (C2) | 54”
10 Sidney Govou (P. Penyerang) | 82”



Susunan Pemain Afrika Selatan:
1 Moneeb Josephs (K)
3 Tsepo Masilela (P. Belakang)
4 Aaron Mokoena (P. Belakang)
5 Anele Ngcongca (P. Belakang) | 55”
20 Bongani Khumalo (P. Belakang)
6 Macbeth Sibaya (P. Tengah)
8 Siphiwe Tshabalala (P. Tengah)
10 Steven Pienaar (P. Tengah)
23 Thanduyise Khuboni (P. Tengah) | 78”
9 Katlego Mphela (P. Penyerang)
17 Bernard Parker (P. Penyerang) | 68”

2 Siboniso Gaxa (P. Belakang) | 55”
18 Siyabonga Nomvethe (P. Penyerang) | 68”
11 Teko Modise (P. Tengah) | 78”



Sumber: RCTI.
Gambar: Wikipedia.