Search This Blog

Sunday, June 27, 2010

Slovakia Melawan Itali

Itali - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanSlovakia - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-5 dalam Grup F atau laga ke-41 dalam babak penyisihan antara Slovakia melawan Itali berlangsung di Stadion Ellis Park, Johannerburg, Afrika Selatan pada Kamis (24/6) pukul 21.00 WIB.

Pertandingan Slovakia melawan Itali adalah partai hidup mati bagi kedua tim. Sama halnya, di tempat lain yang bersamaan dengan laga ini pun berlangsung partai hidup mati Paraguay melawan Selandia Baru. Maksudnya, tim yang menang akan berpotensi masuk ke babak selanjutnya, meski dengan syarat menorehkan gol dengan jumlah tertentu.

Dalam babak pertama Slovakia menjadi inisaitor serangan dalam laga ini. Slovakia menguasai jalannya pertandingan dengan ball possession 56%. Sementara itali seperti lebih banyak menunggu.

Dalam babak pertama Slovakia mampu menciptakan gol pembuka ke gawang Itali pada menit ke-25. Memamfaatkan kesalahan umpan Daniele De Rossi di daerah pertahanan Itali, pemain Slovakia memberikan umpan pada Robert Vittek. Vittek kemudian melepaskan bola tepat di depan kotak penalti Itali. Bola yang diarahkan Vittek ke arah kanan kiper tak mampu dihadang Federico Marchetti.

Itali memiliki peluang emas setelah gol ini pada menit ke-67. Umpan Simone Pepe dari sudut sempit sayap kanan akhirnya dapat disambut tembakan Fabio Quagliarella. Namun sayang, bola yang sudah tidak bisa diamankan kiper masih bisa diamankan Domenico Criscito, tepat di garis muka gawang Slovakia.

Kembali Vittek membuat kejutan bagi kubu Itali lewat gol keduanya pada menit ke-74. bermula dari sepakan penjuru Marek Hamsik di sudut kiri kiper. Tendangannya yang mengarah ke kotak penalti,masih bisa di blok pemain Itali. Bola yang diblok mengarah kembali ke Hamsik. Lalu Hamsik umpankan ke tiang dekat. ‘Tiba-tiba’ Vittek muncul dan menyambar bola yang dirahakannya ke tiang dekat. Gol ini membuat Slovakia unggul 2-0.

Gol balasan itali terjadi pada menit ke-81. Setalah umpan satu dua tepat di depan kotak penalti, Quagliarella melepaskan tendangan di dalam kotak penalti. Bola rebound akhirnya diselesaikan Antonio Di Natale.

Gol ketiga kembali diciptakan pemain Slovakia. Bermula dari lemparan ke dalam dari sayap kanan ke kotak penalti sisi kiri kiper. Bola yang bisa diraih, di-chip Kamil Kopunek di dalam kotak penalti ke tiang jauh. Gol ini terjadi pada menit ke-89. Angka 3-1 untuk keunggulan Slovakia.

Itali dapat membuat gol balasan pada menit ke-90+2. Bola yang mengarah Quagliarella bisa diraih di depan kotak penalti, lalu bola di-chip ke arah kanan kiper. Bola akhirnya masuk dan memperkecil ketinggalan Itali dari Slovakia.


Sampai wasit Howard Webb asal Inggris meniup peluit tanda babak kedua usai, setelah 3 menit perpanjangan waktu, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan tim yang disebut tim underdog, atas kemenangan tim unggulan Itali yang bertabur bintang lapangan. Sesaat setelah usai babak kedua, terlihat Marcello Lippi langsung meninggalkan lapangan. Sebagai tambahan, wasit yang memimpin laga ini mengeluarkan 8 kartu kuning; masing-masing 4 kartu kuning.

Dengan kemenangan ini Slovakia manjadi juara dua Grup F dengan nilai 4. Sementara Itali harus puas berada di posisi ketiga Grup F. Hal ini berarti Slovakia masuk babak enam belas besar dan bertemu pemuncak juara Grup E, mendampingi Paraguay yang menjadi pemuncak Grup F dengan nilai 5 setelah bermain imbang 0-0 dengan Selandia Baru pada waktu yang bersamaan denga laga ini. Sementara Itali harus tersingkir.

Berikut nilai akhir Slovakia dan Itali dalam Klasmen Akhir Grup F:

Grup F (main–gol min bobol–point)
Slovakia (3–-1–4)
Itali (3–-1–2)


Susunan Pemain Slovakia:
1 Jan Mucha (K)
2 Peter Pekarik (P. Belakang)
3 Martin Skrtel (P. Belakang)
16 Jan Durica (P. Belakang)
6 Zdenko Strba (P. Tengah)
15 Miroslav Stoch (P. Tengah)
17 Marek Hamsik (P. Tengah) (C)
19 Juraj Kucka (P. Tengah)
20 Kamil Kopunek (P. Tengah)
11 Robert Vittek (P. Penyerang)
18 Erik Jendrisek (P. Penyerang) | 90”

9 Stanislav Sestak (P. Penyerang) | 90”
Pelatih: Vladimir Weiss


Susunan Pemain Itali:
12 Federico Marchetti (K)
3 Domenico Criscito (P. Belakang) | 45”
4 Giorgio Chiellini (P. Belakang)
5 Fabio Cannavaro (P. Belakang) (C)
6 Daniele De Rossi (P. Tengah)
7 Simone Pepe (P. Tengah)
8 Gennaro Gattuso (P. Tengah) | (1) 45”
22 Riccardo Montolivo (P. Tengah) | 47”
9 Vincenzo Iaquinta (P. Penyerang)
10 Antonio Di Natale (P. Penyerang)

18 Fabio Quagliarella (P. Penyerang) | 45”
2 Christian Maggio (P. Belakang) | 45”
21 Andrea Pirlo (P. Tengah) | 47”
Pelatih: Marcello Lippi



Sumber: ANTV, GlobalTV, Goal.com.
Gambar: Wikipedia.

Australia Melawan Serbia

Serbia - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanAustralia - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-6 dalam Grup D atau laga ke-40 dalam babak penyisihan antara Australia melawan Serbia berlangsung di Stadion Mbombela, Nelspruit, Afrika Selatan pada Kamis (24/6) pukul 01.30 WIB.

Pertandingan Ghana melawan Jerman adalah partai hidup mati bagi kedua tim. Sama halnya, di tempat lain yang bersamaam dengan laga ini pun berlangsung partai hidup mati Ghana melawan Jeman. Maksudnya, tim yang menang akan berpotensi masuk ke babak selanjutnya, meski dengan syarat menorehkan gol dengan jumlah tertentu.

Dalam babak pertama tak ada gol yang tecipta, meski kedua tim silih berganti menyerang daerah pertahanan lawan. Hasil serangan ini Australia mengantongi 9 peluang sementara Serbia 12 peluang.

Baru dalam babak kedua setelah dua pergantian pemainnya, Australia bisa menciptakan peluang menjadi gol, tepatnya pada menit ke-69.

Namun Jerman dalam babak pertama tampil menyerang sehingga sedikitnya Jerman mempunyai 10 peluang. Tak mau kalah dari lawan, Ghana pun melakukan serangan ke daarah pertahana Jerman. Sedikitnya 6 peluang gol diciptakan Ghana. Namun sampai babak pertama usai skor 0-0 tak berubah.

Bermula dari umpan pemain Australia Scott Chipperfield di sayap kanan ke tiang jauh dalam kotak. Di dalam kotak penalti, umpan disambut Tim Cahill yang menang duel udara atas Nemanja Vidic. Tandukan yang diarahkan ke kanan gawang akhirnmya masuk tanpa bisa dihadang kiper Vladimir Stojkovic. Gol ini terjadi pada menit ke-69.

Tak lama berselang, Australia mampu menambah pundi-pundi angkanya. Bermula dari solo run Brett Holman dari titik kick off. Cukup jauh di luar kotak penalti, Holman melepaskan tendangan ke arah kanan kiper. Akhirnya, bola yang sempat memantul ke tanah tak bisa di hadang kiper Serbia. Gol terjadi pada menit ke-73.

Gol ketiga dalam babak kedua menrupakan gol balasan dari Serbia. Gol ini tercipta dari kaki Marko Pantelic pada menit ke-84. Berawal dari tendangan keras Zoran Tosic dari luar kotak penalti sudut kiri kiper Mark Schwarzer. Tendangan yang mengarah ke tangah gawang tak bisa diamankan dengan baik. Bola yang kembali memantul akhirnya diselesaikan Pantelic menjadi perolehan angka.

Sampai wasit Jorge Larrionda asal Uruguay meniup peluit tanda babak kedua usai setelah 3 menit perpanjangan waktu, skor 2-1 untuk kemenangan Australia atas Serbia tetap bertahan. Sebagai tambahan, wasit yang memimpin laga ini mengeluarkan 5 kartu kuning; masing-masing 2 untuk Australia dan 3 Serbia.

Hasil laga ini membuat Australia tetap tersingkir atau tak bisa melaju ke babak enam belas besar. Meski Australia menang dan memiliki nilai yang sama dengan Ghana yang dalam pertandingan lain kalah dari Jerman, yaitu 4, Australia memiliki rekor gol yang jelek daripada Ghana. Begitu pun Sebia harus tersingkir karena memiliki nilai 3 setealah kalah dalam laga ini.

Berikut nilai akhir Australia dan Serbia dalam Klasmen Akhir Grup D:

Grup D (main–gol min bobol–point)
Australia (3–-3–4)
Serbia (3–-1–3)


Susunan Pemain Australia:
1 Mark Schwarzer (K)
2 Lucas Neill (P. Belakang)
6 Michael Beauchamp (P. Belakang)
8 Luke Wilkshire (P. Belakang) | 82”
21 David Carney (P. Belakang)
5 Jason Culina (P. Tengah)
7 Brett Emerton (P. Tengah)
16 Carl Valeri (P. Tengah) | (1) 66”
4 Tim Cahill (P. Penyerang)
9 Joshua Kennedy (P. Penyerang)
23 Marco Bresciano (P. Penyerang) | 66”

14 Brett Holman (P. Penyerang) | (1) 66”
11 Scott Chipperfield (P. Belakang) | 66”
19 Richard Garcia (P. Penyerang) | 82”
Pelatih: Pim Verbeek


Susunan Pemain Serbia:
1 Vladimir Stojkovic (K)
5 Nemanja Vidic (P. Belakang)
6 Branislav Ivanovic (P. Belakang)
13 Aleksandar Lukovic (P. Belakang)
16 Ivan Obradovic (P. Belakang)
10 Dejan Stankovic (P. Tengah) (C)
14 Milan Jovanovic (P. Tengah)
17 Milos Krasic (P. Tengah) | 62”
18 Milos Ninkovic (P. Tengah)
22 Zdravko Kuzmanovic (P. Tengah) | 77”
15 Nikola Zigic (P. Penyerang) | 67”

7 Zoran Tosic (P. Tengah) | 62”
9 Marko Pantelic (P. Penyerang) | 67”
8 Danko Lazovic (P. Penyerang) | 77”
Pelatih: Radomir Antic



Sumber: ANTV, GlobalTV, Goal.com.
Gambar: Wikipedia.

Friday, June 25, 2010

Ghana Melawan Jerman

Jerman - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanGhana - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-5 dalam Grup D atau laga ke-39 dalam babak penyisihan antara Ghana melawan Jerman berlangsung di Stadion Soccer City, Johannesburg, Afrika Selatan pada Kamis (24/6) pukul 01.30 WIB.

Pertandingan Ghana melawan Jerman adalah partai hidup mati bagi kedua tim. Sama halnya, di tempat lain yang bersamaam dengan laga ini pun berlangsung partai hidup mati Autralia melawan Serbia. Maksudnya, tim yang menang akan berpotensi masuk ke babak selanjutnya, meski dengan syarat menorehkan gol dengan jumlah tertentu.

Namun Jerman dalam babak pertama tampil menyerang sehingga sedikitnya Jerman mempunyai 10 peluang. Tak mau kalah dari lawan, Ghana pun melakukan serangan ke daarah pertahana Jerman. Sedikitnya 6 peluang gol diciptakan Ghana. Namun sampai babak pertama usai skor 0-0 tak berubah.

Dalam babak kedua, Jerman yang kali ini mengenakan kostum yang lain dari biasanya, yaitu hitam, akhinya bisa memecah kebuntuannya dalam menyerang pertahan Ghana. Bermula dari bola yang diumpankan Thomas Mueller dari sayap kanan ke arah Mesut Oezil yang ada di depan kotak penalti. Oezil, pemain tengah berdarah Turki yang kini berusia 21 tahun itu, tak menyia nyiakan peluang emas ini. Dengan tendangan kaki kiri, Oezil melepaskan bola ke arah kiri gawang Richard Kingson. Akhirnya, Kingson tak bisa menyelamatkan gawang Ghana untuk kali ini. Oezil, yang semapat redup dalam pertandingan terakhir Jerman melawan Serbia kini bisa kembali eksis.

Sampai wasit Carlos Simon asal Brazil meniup peluit tanda babak kedua usai, skor 1-0 untuk keunggulan Jerman atas Ghana tetap bertahan. Sebagai tambahan, wasit yang memimpin laga ini mengeluarkan 2 kartu kuning; masing-masing 1 untuk Ghana dan Jerman.

Hasil laga ini membuat Jerman menjadi juara Grup D dan akan bertemu juara kedua Grup C, Inggris, di babak enam belas besar. Sementara Ghana tak tersingkir meski kalah dari Jerman dan dalam laga Grup D lainnya, Australia menang atas Serbia. Sebenarnya Ghana dan Australi memiliki nilai sama yaitu 4. Tapi karena selisih gol Ghana lebih baik dari Australia, maka Ghana menjadi juara kedua dalam Grup D. Ghana akan bertemu juara grup C, Amerika Serikat, di babak enam belas besar.


Berikut nilai akhir Ghana dan Jerman dalam Klasmen Akhir Grup D:

Grup D (main–gol min bobol–point)
Ghana (3–+4–6)
Jerman (3–0–4)


Susunan Pemain Ghana:
22 Richard Kingson (K)
2 Hans Sarpei (P. Belakang)
4 John Pantsil (P. Belakang)
5 John Mensah (P. Belakang) (C)
8 Jonathan Mensah (P. Belakang)
19 Lee Addy (P. Belakang)
13 Andre Ayew (P. Tengah) | 90+2”
21 Kwadwo Asamoah (P. Tengah)
3 Asamoah Gyan (P. Penyerang) | 82”
12 Prince Tagoe (P. Penyerang) | 64”
23 Kevin Prince Boateng (P. Penyerang)

11 Sulley Muntari (P. Tengah) | 64”
14 Matthew Amoah (P. Penyerang) | 82”
18 Dominic Adiyiah (P. Penyerang) | 90+2”
Pelatih: Milovan RAJEVAC



Susunan Pemain Jerman:
1 Manuel Neuer (K)
3 Arne Friedrich (P. Belakang)
16 Philipp Lahm (P. Belakang)
17 Per Mertesacker (P. Belakang)
20 Jerome Boateng (P. Belakang) | 72”
6 Sami Khedira (P. Tengah)
7 Bastian Schweinsteiger (P. Tengah) | 81”
8 Mesut Oezil (P. Tengah)
13 Thomas Mueller (P. Tengah) | 67”
10 Lukas Podolski (P. Penyerang)
19 Cacau (P. Penyerang)

15 Piotr Trochowski (P. Tengah) | 67”
2 Marcell Jansen (P. Tengah) | 72”
18 Toni Kroos (P. Tengah) | 81”
Pelatih: Joachim Loew


Sumber: ANTV, GlobalTV, Goal.com.
Gambar: Wikipedia.