Search This Blog

Sunday, June 27, 2010

Amerika Serikat Melawan Ghana

Ghana - Babak Enam Belas Besar Piala Dunia 2010 - Afrika SelatanAmerika Serikat - Babak Enam Belas Besar Piala Dunia 2010 - Afrika SelatanLaga ke-2 dalam babak enam belas besar antara Amerika Serikat melawan Ghana atau laga ke-50 sepanjang gelaran Piala Dunia 2010, berlangsung di Stadion Royal Bafokeng, Rustenburg, Afrika Selatan pada Minggu (27/6) pukul 01.30 WIB.

Amerika Serikat yang menjadi juara Grup C setelah mengalahkan Aljazair dalam babak penyisihan, tampil menyerang dalam babak pertama. Pada menit ke-3, Amerika Serikat memiliki peluang mencetak angka lewat tendangan Clint Dempsey di depan kotak penalti ke arah gawang, namun tendangannya masih bisa dimentahkan penjaga gawang Ghana.

Ghana yang menjadi ruuner up Grup D di bawah Jerman pun tak kalah sigap, peluangnya mampu dikonversikan menjadi gol pembuka lewat kaki K.P. Boateng pada menit ke-5. Bermula K.P. Boateng yang berhasil mencuri bola dari pemain Amerika Serikat di tengah lapangan. K.P. Boateng yang melakukan solo run, sampai di kotak penalti sisi kanan penjaga gawang, melepaskan tembakan ke tiang dekat. Akhirnya Tim Howard tak bisa menghadang laju bola yang masuk ke dalam gawang Amerika Serikat. Angka 1-0 untuk keungggulan Ghana.

Tak ingin kalah, Amerika Serikat terus menyerang pertahanan Ghana. Dan pada menit ke-62, Amerika Serikat bisa menyamakan kedudukannya. Bermula dari pelanggaran Jonanthan Mensah terhadap Clint Dempseydi dalam kotak penalti Ghana. Landon Donovan yang mengambil bola mati di titik 12 pas, mengarahkan tendangannya ke kiri gawang. Meski sempat menyentuh tiang, bola akhirnya masuk ke dalam gawang Ghana. Skor berubah menjadi 1-1 untuk kedua tim.

Sampai babak pertama usai, Amerika Serikat –yang memiliki jumlah serangan lebih banyak dari Ghana (25 berbanding 13) dan memiliki 5 peluang mencetak angka; 3 peluang diantaranya dimentahkan penjaga gawang– tidak bisa membalas gol yang diciptakan Ghana ke gawangnya.

Dalam babak kedua Amerika Serikat 5 peluang dari sedikitnya 18 serangan ke pertahanan Ghana. Dua diantaranya dimentahkan Kingson. Sedikitnya Ghana memiliki 4 peluang dari sedikitnya 19 serangan ke pertahanan Amerika Serikat. Namun setelah satu peluang mencetak angkan dikonversikan Amerika Serikat menjadi perolehan angka nyata tak ada peluang lain yang menjadi gol. Hal ini memaksa kedua tim harus menempuh babak perpanjang waktu dua kali lima belas menit.

Tak lama setelah babak perpanjangan waktu paruh pertama dimulai, tepatnya pada menit ke-90, Ghana kembali mencetak angka. Bermula dari umpan lambung Andrew Ayew di tengah lapangan yang mengarah ke kotak penalti lawan. Bola umpan tersebut dikontrol A. Gyan tepat di depan kotak penalti. Lolos dari kawalam dua pemain Amerika Serikat, Gyan melepaskan tendangan di dalam kotak penalti sisi kanan penjaga gawang. Akhirnya bola tak bisa dihalangi Tim Howard masuk ke dalam gawang Amerika Serikat untuk kali kedua. Skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Ghana.

Akhirnya, tak ada gol lain yang diciptakan kedua tim sampai babak perpanjangan waktu paruh kedua dimainkan kedua tim dan diakhiri oleh wasit Viktor Kassai asal Honggaria pada menit ke-120.

Di titik ini, impian The Dream Team, Amerika Serikat –yang disaksikan oleh mantan presiden Bill Clinton dan volalis Rolling Stone, Mick Jagger– untuk melaju ke babak perempat final hapus sudah. Ini kali kedua Amerika Serikat dikalahkan Ghana dalam gelaran Piala Duna FIFA, di mana sebelunya dikalahkan Ghana dalam geralaran Piala Dunia FIFA tahun 2006 silam. Sebaliknya The Black Stars, Ghana, akan mengahadapi La Celeste, Uruguay – setelah mengalahkan Korea Selatan dalam laga pertama babak enam belas besar– di babak perempat final.


Susunan Pemain Amerika Serikat:
1 Tim Howard (K)
3 Carlos Bocanegra (P. Belakang) (C) [K]
6 Steve Cherundolo (P. Belakang) [K]
12 Jonathan Bornstein (P. Belakang)
15 Jay Demerit (P. Belakang)
4 Michael Bradley (P. Tengah)
8 Clint Dempsey (P. Tengah)
10 Landon Donovan(P. Tengah)
13 Ricardo Clark (P. Tengah) [K] | 30”
17 Jozy Altidore (P. Penyerang)
20 Robbie Findley (P. Penyerang) | 45”

19 Maurice Edu (P. Tengah) | 30”
22 Benny Feilhaber (P. Tengah) | 45”
9 Herculez Gomez (P. Penyerang)
Pelatih: Bob Bradley


Susunan Pemain Ghana:
22 Richard Kingson
2 Hans Sarpei (P. Belakang) | 73”
4 John Pantsil (P. Belakang)
5 John Mensah (P. Belakang) (C)
7 Samuel Inkoom (P. Belakang) | 113”
8 Jonathan Mensah (P. Belakang) [K]
6 Anthony Annan (P. Tengah)
13 Andre Ayew (P. Tengah)
21 Kwadwo Asamoah (P. Tengah)
3 Asamoah Gyan (P. Penyerang)
23 Kevin Prince Boateng (P. Penyerang) | 78”

19 Lee Addy (P. Belakang) | 73”
10 Stephen Appiah (P. Tengah) | 78”
11 Sulley Muntari (P. Tengah) | 113”
Pelatih: Milovan Rajevac



Sumber: RCTI.
Gambar: Wikipedia.

Uruguay Melawan Korea Selatan

Korea Selatan - Babak Enam Belas Besar Piala Dunia 2010 - Afrika SelatanUruguay - Babak Enam Belas Besar Piala Dunia 2010 - Afrika SelatanLaga ke-1 dalam babak enam belas besar antara Uruguay – juara Grup A– melawan Korea Selatan –juara kedua Grup B– atau laga ke-49 sepanjang gelaran Piala Dunia 2010, berlangsung di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabenth, Afrika Selatan pada Sabtu (26/6) pukul 21.00 WIB.

Dalam babak pertama, kedua tim sudah jual beli serangan sejak awal. Bahkan Korea Selatan memiliki peluang mencetak gol saat tendangan pemainnya membentur tiang gawang Uruguay.

Namun, Uruguay pun memiliki peluang mencetak gol. Bahkan, mampu membuat kejutan lewat gol pembukanya melalui serangan yang dibangun oleh Diego Forlan dab kawan kawan. Bermula dari umpan Forlan yang berada di sekitar sudut kanan pertahanan Korea Selatan. Umpan Forlan, yang melintasi bebetapa pemain Korea Selatan sampai di tiang jauh. Luis Suarez yang berdiri bebas menyambut umpan Forlan dengan tendangannya ke tiang kanan gawang. Jung Sung Ryong yang sedikit maju dari muka gawangnya tak bisa menghadang tendangan Suarez, sehingga bola masulk ke dalam gawang Korea Selatan. Gol ini terjadi pada menit ke-8.

Meski terus menyerang daerah pertahan lawan secara bertubi-tubi dan menciptakan peluang membalas gol, sampai babak pertama usai Korea Selatan tak bisa menyamakan kedudukan.

Dalam babak kedua Korea Selatan tak henti-hentinya menyerang Uruguay, bahkan sejak kick off bergulir. Apakah puas Dengan satu gol, Uruguay seperti bermain bertahan lebih dari setengah jalan babak kedua.

Hal ini makin dimamfaatkan Korea Selatan untuk menciptakan gol balasan ke gawang Uruguay. Banyak peluang mencetak angka diciptakan Korea Selatan. Tak kurang dari 5 peluang diciptakan Korea Selatan.

Korea Selatan yang menyerang dan menciptakan peluang sejak menit awal babak kedua, akhirnya mendapatkan angin segar ketika mampu membalas ketinggalannya lewat gol yang diciptakan Lee Chung Yong pada menit ke-68.

Berawal dari tengangan bebas pemain Korea Selatan dari sayap kiri. Bola yang masuk ke dalam kotak penalti, membuat kemelut di sana. Bola yang datang pada Lee Chung Yong yang ada di dalam kotak penalti sisi kanan kiper, disambutnya dengan tandukan. Akhirnya bola masuk ke dalam gawang yang dijaga Fernando Muslera.

Setelah gol balasan Korea Selatan ini, Uruguay mencoba bangkit dan menyerang Korea Selatan. Bila sebelum gol ini, Uruguay hanya bertahan dan sesekali menyerang dengan serangan balik, kini Uruguay lebih sering menyerang Korea Selatan.

Perjuangan Uruguay menemui titik terang. Dan akhirnya Uruguay dapat mencetak angka untuk kali kedua. Bermula dari umpan sudut Forlan di sisi kiri penjaga gawang. Bola dari tendangan sudut Forlan yang sempat ke luar kotak penalti, kembali bisa diraih dan diteruskan ke dalam kotak penalti. Bola yang bisa diraih Suarez di dalam kotak penalti sisi kanan penjaga gawang, dilepaskannya ke arah tiang jauh. Meski sempat mengenai tiang, akhirnya bola masuk ke dalam gawang Korea Selatan. Gol ini terjadi pada menit ke-81.

Korea Selatan tak henti menyerang dan membuat peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun sayang, sampai akhirnya wasit Wolfgang Stark asal Jerman meniup peluit tanda usai skor 2-1 untuk keunggulan Uruguay. Di titik ini Prajurit Taeguk harus menyerah kepada La Celeste. Uruguay akan bertemu Ghana yang mengalahkan Amerika Serikat, di babak perempat final.

Terpilih sebagai man of the mach dalam laga ini adalah pencetak dua angka untuk kemenangan Uruguay, Luis Suarez.


Susunan Pemain Uruguay:
1 Fernando Muslera (K)
2 Diego Lugano (P. Belakang) (C)
3 Diego Godin (P. Belakang) | 45”
4 Jorge Fucile (P. Belakang)
16 Maximiliano Pereira (P. Belakang)
11 Alvaro Pereira (P. Tengah) | 74”
15 Diego Perez (P. Tengah)
17 Egidio Arevalo (P. Tengah)
7 Edinson Cavani (P. Penyerang)
9 Luis Suarez (P. Penyerang) | 83”
10 Diego Forlan (P. Penyerang)

6 Mauricio Victorino (P. Belakang) | 45”
14 Nicolas Lodeiro (P. Tengah) | 74”
20 Alvaro Fernandez (P. Tengah) | 83”
Pelatih: Oscar Tabarez


Susunan Pemain Korea Selatan:
18 Jung Sung Ryong (K)
12 Lee Young Pyo (P. Belakang)
14 Lee Jung Soo (P. Belakang)
22 Cha Du Ri (P. Belakang) [K]
6 Kim Bo Kyung (P. Tengah)
7 Park Ji Sung (P. Tengah) (C)
8 Kim Jung Woo (P. Tengah) [K]
13 Kim Jae Sung (P. Tengah) | 60”
16 Ki Sung Yueng (P. Tengah) | 84”
17 Lee Chung Yong (P. Tengah)
10 Park Chu Young (P. Penyerang)

20 Lee Dong Gook (P. Penyerang) | 60”
19 Yeom Ki Hun (P. Tengah) | 84”
4 Cho Yong Hyung | [K]
Pelatih: Huh Jung Moo



Sumber: RCTI.
Gambar: Wikipedia.

Cili Melawan Spanyol

Spanyol - Piala Dunia 2010 Afrika Selatan 2010 Cili - Piala Dunia 2010 Afrika SelatanLaga ke-5 dalam Grup H atau laga ke-47 dalam babak penyisihan antara Cili melawan Spanyol berlangsung di Stadion Loftus Versfeld, Tshwane/Pretoria, Afrika Selatan pada Sabtu (26/6) pukul 01.30 WIB.

Pertandingan Cili melawan Spanyol adalah partai hidup mati bagi kedua tim. Sama halnya, di tempat lain yang bersamaan dengan laga ini pun berlangsung partai hidup mati Swiss melawan Hoduras. Maksudnya, tim yang menang akan berpotensi masuk ke babak selanjutnya, meski dengan syarat menorehkan gol dengan jumlah tertentu.

Dalam babak pertama Cili menyerang tak kurang dari 16 kali, dengan perolehan 4 peluang mencetak angka. Dua peluang diantaranya digagalkan kiper Spanyol. Sementara Jepang yang sekurangnya 29 kali menyerang, mendapatkan 2 atau 3 peluang mencetak angka.

Spanyol mampu menciptakan gol pembuka pada menit ke- 24 lewat lali David Villa. Bermula dari umpan terobosan pemain Spanyol yang mengarah ke sayap kiri. Bola yang dikerjar Fernando Torres dihadang kiper yang keluar kotak penalti. Walaupun bisa dihadang kiper, bola mengarah ke kaki Villa. Villa akhirnya melepaskan bola lambung ke gawang yang sudah ditinggal penghuninya. Setelah bola masuk ke gawang Cili, Villa merayakan keberhasilannya mencetak gol layaknya terbang diangkasa, namun seperti gaya punggung dalam renang.

Berselang beberapa lama, kembali, Spanyol mencetak angka keduanya. Nermula dari skema penyerangan yang baik di depan kotak penalti. Torres memberi umpan ke Andres Iniesta di depan kotak penalti. Villa menerima umpan Iniesta di sayap kiri luar kotak penalti Cili. Villa mengembalikan bola ke Iniesta di dalam kotak penalti sisi kanan kiper. Akhirnya Iniesta sukses melesakkan bola lewat tendagannya ke arah tiang jauh gawang yang dijaga Claudio Bravo. Gol ini terjadi pada menit ke-37.

Setelah gol ini terjadi kericuhan yang berujung pada dikeluarkannya Marco Estrada karena mendapatkan kartu kuning kedua dari wasit. Sampai turun minum skor tetap bertahan 2-0 untuk keunggulan Spanyol.

Meski bermain dengan 10 pemain Cili dapat membuat gol balasan yang diciptakan Rodrigo Millar pada menit ke-47. Bermula dari tendangan Millar di depan kotak penali. Tendangan Millar yang menyentuh kaki Gerard Pique berubah arah, menjadi ke arah kanan kiper. Akhirnya, Iker Casillas yang sempat (akan) bergerak ke arah kiri, tak bisa mengantisipasi bola yang melaju masuk ke dalam gawang Spanyol.

Sampai wasit Marco Rodriguez asal Meksiko meniup peluit tanda babak kedua usai, setelah perpanjangan waktu 3 menit, skor 2-1 untuk kemenangan Spanyol tetap tak berubah. Sebagai tambahan, wasit yang memimpin laga ini mengeluarkan 4 kartu kuning; 4 untuk Cili, termasuk untuk pemain Cili yang diusir wasit.

Hasil laga ini membuat Spanyol yang dalam laga ini berkostum biru gelap, meraih nilai 6 dan maju ke babak enam belas besar. Begitu pun Cili, walupun kalah dalam laga initetap menjadi nomor dua dalam Grup H dengan nilai 6 namun selisih golnya tak sebaik Spanyol.

Berikut nilai akhir Spanyol dalam Klasmen Akhir Grup H:

Grup H (main–gol min bobol–point):
Cili (3–+1–6)
Spanyol (3–+2–6)


Susunan Pemain Cili:
1 Claudio Bravo (K)(C)
3 Waldo Ponce (P. Belakang)
4 Mauricio Isla (P. Belakang)
17 Gary Medel (P. Belakang)
8 Arturo Vidal (P. Tengah)
10 Jorge Valdivia (P. Tengah)
13 Marco Estrada (P. Tengah)
7 Alexis Sanchez (P. Penyerang)
11 Mark Gonzalez (P. Penyerang)
15 Jean Beausejour (P. Penyerang)


20 Rodrigo Millar (P. Tengah) |
22 Esteban Paredes (P. Penyerang) |
18 Gonzalo Jara (P. Belakang) |
Pelatih: Marcelo Bielsa


Susunan Pemain Spanyol:
1 Iker Casillas (K)(C)
3 Gerard Pique (P. Belakang)
5 Carles Puyol (P. Belakang)
11 Joan Capdevila (P. Belakang)
15 Sergio Ramos (P. Belakang)
6 Andres Iniesta (P. Tengah)
8 Xavi (P. Tengah)
14 Xabi Alonso (P. Tengah) | 70”
16 Sergio Busquets (P. Tengah)
7 David Villa (P. Penyerang)
9 Fernando Torres (P. Penyerang) | 55”

10 Cesc Fabregas (P. Tengah) | 55”
20 Javier Martinez (P. Tengah) | 70”
Pelatih: Vicente Del Bosque



Sumber: GlobalTV.
Gambar: Wikipedia.